Kisah Sukses Karier Prof Yulianto S Nugroho M87

Kisah dibalik Sukses Prof YSN
[08/06, 22:30] Yulianto Prof: … yang menarik minat saya studi lanjut di bidang Combustion / Fire, muncul setelah mengikuti kuliah Termodinamika-Prof Made, kuliah Mekanika Fluida-Prof Budiarso, kuliah Perpindahan Kalor-Prof Raldi, kuliah Turbin Gas-Pak Bito…., dan semakin menguat setelah membaca sebuah buku berjudul Progress in Energy and Combustion Science dengan editor Prof Norman Chigier, yang dipinjamkan Pak Suwito.

Gambar ini memiliki atribut alt kosong; nama filenya adalah y-n-p-wito-31d5fc4d-2555-46b9-9692-9e823b9f4254.jpg



Ada suatu waktu di sekitar tahun 1992-1993, saya menghabiskan waktu bersama Prof Harinaldi, menyusuri hampir semua kantor Kedutaan Besar negara asing di sepanjang Jalan Imam Bonjol sd Bundaran HI, untuk mendapatkan info beasiswa.



Akhirnya, setelah mendapat informasi sekolah di Leeds dari Prof Raldi dan info beasiswa dari Pak Budihardjo, kesempatan itu mendarat di Jalan Sisingamangaraja, Blok M. Adalah kala itu kantor WorldBank yang saat itu dipimpin Prof Tommy (DTS), yang pada akhirnya memberikan beasiswa.

Ketika akan berangkat S2 ke Leeds, surat menyurat direview bahasa Inggrisnya oleh Alm. Pak Alif (sahabat Alm. Ayah saya), dengan pengisian formulir aplikasi dibantu Prof Sunaryo (dosen pembimbing Tugas Elemen Mesin 2), Prof Yuri (DTI), dan difinalisasi oleh Pak Indra Putra Almanar (lulusan UMIST, Manchester, UK) di kantornya di kawasan Kenari …MTDDC (betul ndak Mas Gandjar).

Alhamdulillah, terima kasih keluarga besar JTM – DTM dan FT, semuanya telah memberikan kontribusi besar dalam pembentukan minat saya dan semangat untuk terus belajar lanjut… terima kasih…🤲
[08/06, 23:31] Yulianto Prof: … ada yang amat penting dikenang, sebagai tonggak karir, yaitu disampaikannya kesempatan untuk mengabdi di JTM sebagai dosen muda kepada saya dan Prof Harinaldi, hanya beberapa saat setelah ujian sidang skripsi di tahun 1992.

Adalah para Ketua Jurusan Teknik Mesin (JTM), kala itu, Pak Budihardjo, Prof Bambang Suryawan, Prof Idrus Alhamid, dan Pak Aminuddin Day (Koordinator Tugas Akhir), menjadi bagian penting bagi kami, dalam menetapkan hati dan menjalani proses untuk menjadi dosen JTM.

Ujian menjadi PNS dilaksanakan di Balairung (seingat saya)…., dan untuk persiapan sekolah dilaksanakan ujian TPA dan Bahasa Inggris di Gedung LAN (Lembaga Administrasi Negara) di Jakarta Selatan. Alhamdulillah lulus ujian CPNS dan bisa ikut Pra-jab di tahun 1994.

Ada yang menarik…, 6 bulan pertama menjadi dosen muda, kami disupport sepenuhnya secara finansial melalui kegiatan kerjasama JTM-P2M-Bukaka.

Kami hanya 2-3 hari di JTM, selebihnya ada di Workshop PT Bukaka, dengan dukungan penuh dari P2M Mesin yang dikomandoi Pak Boy Nurtjahjo dan Pak Hadi, dengan Tim Pakar Prof Tresna dan Pak Aminuddin Day dan Bapaks lainnya.

Ada yang menarik, salah satu kegiatan kerjasama tsb., adalah mengembangkan model tiang pancang utk tanah lunak, dengan PI Pak Iwan Renadi (DTS). Dari kawasan pengujian di sekitar Cengkareng, saya sering ikut di samping beliau (mobilnya keren…Honda Civic), ke rumah beliau, di kawasan Pondok Indah.

Suatu hari ketika mampir ke rumah beliau, saya ditunjukkan sebuah ruang baca pribadi, di mana terdapat rak buku/almari penuh berisi series kumpulan Jurnal Internasional di Bidang Teknik Sipil yang dilanggan beliau.

Ada pesan yang beliau sampaikan, dan selalu saya ingat hingga kini….,”…kalau mau jadi dosen beneran, jangan lupa melanggan jurnal internasional dan membaca terus update perkembangan keilmuan dan teknologi…” pesan itu disampaikan di tahun 1992-1993, jauh sebelum kita mengenal Scopus dll.

Sejauh ingat saya, di masa kuliah, JTM pernah menyelenggarakan Seminar Ilmiah dengan tajuk Mesikom’90 (Cover Buku Prosidingnya berwarna Biru). Kegiatan ini dimotori oleh dosen-dosen muda ganteng JTM, yaitu Pak Hendri, Pak Hengki, Pak Bambang Prianto (Alm), Pak Warjito dan generasi dosen muda lainnya di JTM saat itu.

Kalau tidak salah, acara tersebut juga menghadirkan tamu/pembicara istimewa, yaitu Ir. Cokorda yang menciptakan teknologi Sosrobahu yg diterapkan di proyek jalan tol layang Cawang – Tanjung Priok.

Saking gembiranya, karena tokoh Insinyur itu datang ke Ruang K.301, sampai-sampai saya minta tanda tangan beliau di buku Fisika Dasar, tulisan Ibu Ganiyanti FMIPA.

Mungkin semua kenangan dan ingatan di atas muncul kembali karena sudah terlalu lama di rumah saja (WfH), dan sudah kangen ngobrol bersama Bapaks di kampus.

Terima kasih Bapaks, I love you full …begitu kata Mbah Surip…😊

Selamat malam…🙏

Bersama mantan murid TA depan rumah

Keluarga besar Dep Tek Mesin FTUI, Alm Prof Nakula ditengah…

-0-

Prof Yulianto S. Nugroho, saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Guru Besar Fak Teknik UI.-

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: