Basmi Virus di Ruangan Ber-AC

Photo by Raldi A. Koestoer on August 26, 2020. Image may contain: 2 people, text that says 'FREE ONLINE CLASS TECHNOPRENEUR Rp 11.000 UNTUK E-CERTIFICATE EGRAD Reinmerale Edueatien Disain, Prototyping, Manufaktur Mandiri Decegetcagca Dari 2 Produk Alat Pencegahan Geeseeceeo COVID-19 SPEAKER: Prof.Raldi Artono Koestoer (Dosen Teknik Mesin FTUI) HIRITEGS HOST: Goldy Tanjung Wijaya (CTOEgrad) RABU, 9 SEPTEMBER 2020 10.00 12.00 WIB www.egrad.id zoom s.id/Technopreneurid PENDAFTARAN PALING LAMBAT TANGGAL SEPTEMBER PUKUL 08.00 WIB egrad.id'.

Usaha NYATA menanggulangi Pandemi Covid-19 …. 2 Alat anti virus dalam ruangan ber AC, buatan UI Depok —Heat Transfer Laboratory – Tim Anti Corona Virus ACORUS – Filial Tim Inkubator UI (yg sdh menolong ribuan bayi Indonesia).—— TINDAKAN NYATA ——– GAK CUMAN NGOMONG DOANG –… gak cuman neliti-neliti terus-terusan… Kemana aja Indonesia….

Biaya besar untuk Scopus-scopusan, provider asing. Kita yang capek meneliti mereka yang dapat uangnya. Setiap makalah bayar ratusan dolar, mereka gak ngapa-ngapain terima duit terus. Jadi bangsa yang senang memelihara kebodohan dikepalanya terus menerus. Dan kemudian merasa bangga, merasa sudah jadi orang pandai. Kemudian yang lain mengikuti. Lalu bikin paten sana paten sini, for nothing.

Man…man… Kemana aja … Anak-anak milenial sudah berkejar-kejaran berkarya, si Qoplaq terus berbuat kebodohan…

Jadilah PERISET SEJATI, bukannya anti scopus tapi scopus itu bukan tujuan utama, malah bukan tujuan. Tujuan riset yg utama adalah mendapatkan solusi dari problem yg ada dimasyarakat, sehingga hasil riset itu berguna atau bermanfaat untuk masyarakat. Itulah yang jadi acuan, jadi bukan sekedar paper, paper itu hanya sebagai laporan hasil riset anda saja. Mereka yang sudah banyak papernya, lihat aja kalo terjun kemasyarakat mereka langsung merasa ‘WAh ternyata…saya belum berbuat apa-apa”. Karena masyarakat tidak merasakan manfaatnya dari apa yang anda lakukan dalam riset yang sudah makan waktu bertahun-tahun tanpa hasilnyata. Cuma bicara dari seminar ke seminar dan terus merencanakan untuk seminar lagi dari tahun ke tahun.

Sadarlah… Sekarang juga… Jangan tunggu tahun depan jangan tunggu bulan depan.

Berikut ini adalah berbagai peralatan Pencegah Covid-19 yang dibuat oleh Tim Anti Corona Virus di Univ Indonesia.

1) Movable UVC Sterilizer, Sterilizer Bergerak untuk membersihkan koridor atau lorong2 panjang di RS. Juga untuk membersihkan hall besar (auditorium). Yang ini masih dalam rencana, digambar juga belum. Bentuknya seperti kereta dorong untuk mendisinfeksi lorong atau koridor 2,5 seb kanan dan 2,5 meter seb kiri.

Gambar mungkin berisi: teks yang menyatakan 'TAMPAK PERSPEKTIF Kamera Fungss: Pemantauan Visual Di Depan Terintegra dengan Monitor pada Bagian Handling (Manusia) Baterai / Accu Fungsi: Suplai Listrik Mandiri Lampu dan Monitor'




Mohon lagi doa anda Semoga bisa menolong sahabat kita para dokter dan nakes lainnya.-
2) PURIDIS Purifier and Disinfection, membersihkan ruangan dari partikel mikro dan membunuh virus, dlm 1 jam ruangan jadi bersih. Minggu depan akan dipasang di salah-satu RS di Jakpus. Alat ini dalam satu jam bisa membersihkan ruangan 5×5 m2 dari partikel 2,5 dan 10 mikron, sekaligus membasmi virus apa saja termasuk virus corona sampai 99,9%… Tuh kurang apalagi ! Mari kita berjuang Bersama membasmi virus corona.

Gambar ini memiliki atribut alt kosong; nama filenya adalah puridis-0cf6faa5-3dd1-41e6-8efb-094c8151e05f.jpg


3) HF-UVC Sterilizer Human Friendly UVC sistem lampu pembersih ruang APD yg banyak virusnya di RS. Nyala selama 15 mnt setiap 2 jam mati sendiri kalau ada orang. Sudah dipasang di salah-satu RS di Jakpus. Sudah dipasang di 3 ruangan APD RS Jakpus.


4) Lampu Sterilizer uvc pembersih ruang operasi seblm dipakai operasi nyala 30 mnt. Dinyalakan lg setelah operasi…
Mohon doa anda semua..Oh masih ada tambahannya (jam 13.55 – 05082020). Sudah dipasang di salah-satu RS di Jakpus.
5) Pretest Covid; PM4P Oxymeter and BPM Beat Per Minute. Patient Monitor 4 Parameter Saturasi Oksigen, BPM, Suhu tubuh, Suhu kulit, Non-invasive hanya dalam waktu 1 menit saja….Alat inilah yg dibuat oleh Juan Karnadi salah satu member Tim ACORUS-UI, Tim Anti Corona Virus – UI. Sudah jadi Prototipe. Lihat rujukan 2) dibag akhir artikel ini.
6) Mesin Hisap Aerosol, untuk membantu praktek klinik dokter THT, dokter kulit dan dokter Gigi. Prototipe sedang di test di Lab Perpindahan Kalor UI. Lihat rujukan 1) di bagian akhir artikel ini.

Gambar ini memiliki atribut alt kosong; nama filenya adalah mesin-hisap-2dcf8b7c-8e9e-4af3-ac04-61e098c81f29-1.jpeg
Mesin hisap aerosol utk dokter kulit, dokter mata dan dokter gigi


7) BDC Bilik Disinfeksi basis UVC. Bersama alumni FTUI (Iluni FTUI) dengan dana kontribusi sumbangan alumni telah menginstal k.l di 20 RS sejabodetabek.

-0-

Silakan kontak

CV Tekno Nusa Kayana (Start-up yang dibentuk atas bantuan DIIB-UI th 2018 dalam program UI-INCUBATE).-

WA/HP 08111-383 300

-0-

#Cegahcovid19 #Antiviruscorona #tolongparadokter #tolongsemuanakes #cegahvirus #BantuRumahSakit

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: