PLTSa Pemb Listrik Tenaga Sampah

Oleh: Notoherubowo

[21:16, 19/10/2020] Notoherubowo:

Problematikanya

Di tempat PLTSa itu ada dua entity terpisah.
Satu urus TPA itu dasarnya anggaran pemda, satu lagi urus TPSa itu menghasilkan/jualan listrik.
B.bakar plastik klo gak dipilah dari awal ya campur aduk dgn biomass, pdhal biomass itu bisa memproses sendiri panasnya dari reaksi fermentasi sampah. Plastik ini mrnghambat proses fermentasi u/ menghasilkan syngas atau pelet.
Syngas selanjutnya dialirkan ke mesin PLTMG atau PLTD DF, klo produk pelet u b bakar PLTU.
Prinsip fermentasi sama dengan kotoran sapi dlm digester membentuk gas methan.
[21:48, 19/10/2020] Notoherubowo: Nah akhirnya di TPA, perlu orang2 u memilah plastik secara manual, yg perlu dibiayai pemda.
U memindah sampah dari TPA ke hopper/conveyor milik TPSa perlu sejumlah truck n loader, ujungnya perlu BBM dan gaji operator dan mekanik.
Pada prinsipnya pembangkit terdiri dari A capital recovery (harga peralatan mesin proses sampah)
B fixed OM cost (Operation and Maintenance).
C fuel cost
D variable OM cost
Srhingga harga jual listrik A+B+C+D dan disepakati.
Dlm hitungan diatas harga C adalah zero krn gratis, tapi kenyataanya tidak, krn ada b bakar truck n loader n sejumlah operator n mekanik maintenance.
Selain issue diatas, juga siapa yg menggaji orang pemilah sampah, apakah pemda (TPA) atau perush PLTSa.
Ini yg belum clear antara dua entity tadi.

-0-

Ya pak, klo sampah memang gratis tapi ada biaya angkut dan angkat.
Ditingkat RT aja, hrs bayar Rp 3jt/bulan per-RT.
Setelah kita pergi ke TPA Tangsel yg ditunjuk, ternyata lahannya dikuasai dua LSM (gantian menagih), pergi ke TPA DKI , hanya satu kali bayar n tol, akibatnya transport jadi nambah.
Kembali soal disiplin pemilahan, klo sampah rumah/kantor/pabrik sdh dipilah plastik/kaca/kaleng itu mudah proses recycle.
PLTSa dgn b bakar sampah pasar n dapur, gak perlu boiler, krn b bakar itu punya panas inherent akibat fermentasi, itu yg hasilkan syngas (metana) atau pellet klo mau dilewatkan satu proses lagi.
Prinsipbya PLTSa itu ada 3 produk, syngas atau biogas, pellet, landfill (sebetulnya sampah dari PLTSa)
Dari 4 IPP PLTsa di Indonesia, kok ya teknologi proses slalu dari Jerman tmsk permesinannya (semacam patent), shg mereka yg kerjakan smua desain permesinan proses.
Kelihatannya ini gabungan keahlian biokimia- mesin-listrik.

-0-

Diambil dari WAG.-

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: