Simple Portable, Affordable and Quality

Muhammad Ammar Anuttara

2006482943

Essay PTM Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer

Pada kelas PTM (Pengantar Teknik Mesin) pada tanggal 27 November 2020, Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer menjelaskan tentang hasil rekayasa dia yang merupakan inkubator bagi bayi prematur yang menggunakan prinsip dari ilmuwan ternama dari German, yaitu Grashof. Disini, beliau merancang inkubator yang hemat, portable, dan pastinya mudah diakses bagi semua kalangan, terutama kalangan menengah kebawah. Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer menciptakan inkubator ini dan meminjamkannya kepada masyarakat secara gratis. Inkubator ini memiliki 4 dasar dalam pembuatannya, yaitu simple, portable, affordable, and quality.

Keempat prinsip yang tertera di atas merupakan dorongan bagi beliau untuk mencapai tujuannya. Simple dalam konteks ini berarti mudah ditiru dan dikembangkan oleh engineer dan ilmuwan lainnya karena hak cipta inkubator ini tidak dipatenkan oleh Prof. Portable yang dimaksud adalah mudah dibawa kemana-mana dan dapat dipinjamkan ke siapapun yang membutuhkannya dengan hanya sedikit usaha. Affordable berarti terjangkau dan harganya relatif murah untuk dibuat dan “dibeli” oleh para relawan yang ingin ikut serta dalam menjalankan tujuan mulia dari Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer. Terakhir, Quality disini berarti tahan lama dan memiliki usia yang panjang dan dapat dipakai berulang kali, serta nyaman dipakai oleh bayi.

Incubator grashof berawal dari penggunaan daya sebesar 4 x 60 watt pada tipe awalnya, yaitu tipe A sehingga sekarang sudah mencapai penggunaan daya 2 x 25 watt (tipe G). Pengembangan dari alat inkubator ini dibantu oleh kolega-kolega dan mahasiswa dari Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer. Untuk pendistribusian dari inkubator ini, Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer meminta bantuan dari relawan-relawan yang tersebar dari seluruh penjuru Indonesia dan sekarang Inkubator ini tersebar di 110 kota di Indonesia.

            Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer menciptakan inkubator ini dengan maksud mulia, yaitu untuk membantu keluarga dan masyarakat yang kurang mampu dalam membayar biaya penggunaan inkubator bayi agar memiliki bayi yang dapat tumbug dengan baik dan sehat. Dengan daya listrik kecil yang digunakan oleh alat ini serta ukurannya yang relatif kecil, semua orang dapat menggunakan alat ini dimanapun dan kapanpun.

            Produk pertama dari Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer ini mudah dibongkar pasang dan memiliki bahan dasar kayu sehingga memenuhi sifat simple dan portable agar dapat dipinjamkan pada orang-orang kurang mampu. Hal ini menginspirasi orang-orang untuk saling membantu dan saling berbuat baik kepada masing-masing dan kepada lingkungannya.

            Menurut saya, pengembangan dari Inkubator Grashof ini selaras dengan apa yang dilakukan oleh Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer dan kolega-koleganya, yaitu membantu masyarakat tanpa meminta imbalan balik. Di masa sekarang, jarang ada orang yang membuat sesuatu dan tidak membuatnya menjadi produk yang komersil.

            Inovasi dari Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer ini berbeda dengan yang lain, mulai dari niat mulia dari beliau hingga ide untuk mengembangkan inkubator bayi yang dari lama sudah ada dan tidak ada protes dari masyarakat secara umum. Kita dapat belajar dari Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer untuk melihat sesuatu hal dan sesuatu kondisi out of the box. Sebagai penutup, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer karena telah mengajarkan PTM di kelas saya karena ilmu yang diberikan sangat baik dan berguna. Saya doakan Prof Dr Ir Raldi Artono Kostoer panjang umur dan sukses selalu.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: