Rumah Murah di Cina

Oleh : Erizeli Jeli Bandaro

Keadilan tanah.

Bagi setiap keluarga, rumah itu adalah sangat penting. Dengan punya rumah sendiri, keluarga bisa merencanakan masa depan dengan tenang. Suasana rumah lebih tentram. Membayangkan kotrakan habis dan harus pindah ketempat lain itu memang prahara. Karena banyak hal yang harus dipikirkan. Suasana lingkungan baru yang harus disesuaikan. Tidak mudah. Mengurus kepindahan sekolah anak juga tidak mudah. Biaya transport tidak murah. Artinya hak asasi itu sebenarnya kepemilikan rumah. Kalau sistem negara gagal menyediakan rumah terjangkau bagi rakyat maka itu sama saja pelanggaran HAM negara kepada rakyat. Tingkat angsuran rumah murah sekarang sangat sulit menjangkau kelas UMR. Karena angsurannya bisa memenggal upah lebih dari 1/3. Itu kehidupan yang sehat. Tapi di China, harga rumah murah kelas rusun atau flat sangat murah. Pemerintah sangat menjaga itu. Hanya memenggal 10% UMR pekerja saja kelas bawah. (Bandingkan kelas menengah yang kini angsurannya sudah diatas 50% dari gaji). Artinya walau mereka memiliki rumah dari hutang, tidak akan mengganggu biaya lainnya untuk hidup sejahtera. Bagaimana harga bisa murah? Riset bahan bangunan dan rancang bangun maju pesat sekali. Dari teknologi itu, China bisa membangun rusun dengan biaya hanya 20 % dari pembangunan apartement modern. Bukan hanya murah. Tetapi juga pembangunan cepat sekali. Tahun 2008 Pemerintah canangkan pengadaan rumah bagi semua warga. Itu amanah UU. Dalam setahun, China bisa bangun 50 juta rumah. Dalam 5 tahun kebutuhan rumah rakyat selesai. Kemudian dilanjutkan dengan revitalitasi rumah desa agar lebih baik sesuai dengan standar kesehatan. Ini program kerjasama antara pemeritah dengan BPJS China dalam koridor sistem kesehatan nasional. Itu juga puluhan juta rumah direvitalisasi. Hasilnya? tingkat kesehatan penduduk meningkat. Angka claim rumah sakit kepada BPJS jadi turun drastis. China adalah salah satu negara yang BPJS nya surplus. Kini Ibu Rumah tangga China sudah bisa merasakan hidup modern. Tidak perlu kawatir soal masa depan anak. Negara sudah punya sistem yang established untuk penyediaan rumah. Di Indonesia gubernur hanya PHP rakyat dapatkan rumah. Tapi itu hanya ada pada janji Pemilu saja. Kenyataanya penghasilan UMR jelas tidak bisa mengakses Rusun.

Penulis Erizeli Jeli Bandaro.- (Disalin dari Facebook).-

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: