Mana Mungkin Gratis Pakai Inkubator ?

Demikianlah pertanyaan Deddy Corbuzier pesohor youtube dan medsos. Deddy benar kalau menggunakan logika biasa, tapi aktivitas Sosioteknopreneur Inkubator Gratis ini memang tidak biasa. Simak perdebatan Deddy vs Raldi di Trans-7.

Sekarang sudah ada di 101kota. Bagi yg membutuhkan, kirim SMS ke 0856 5931 2070 …Kami bahagia bisa menolong anda…

https://www.inkubator-gratis.org

New Normal, Matinya Hiperealita

Oleh: S.S Budi Raharjo MM (Pengamat Gaya Hidup)

Pertama2 saya akan bilang
New Normal ini sebenarnya adalah back to normal. Justru kehidupan kemarin itu yg abnormal

Kedua, saya akan cerita apa itu hiperealita ?
sederhananya ketika anda beli segelas kopi starbuck seharga 40an ribu. Mengapa segelas kopi bisa begitu mahal ? anggaplah harga dasar kopi itu 7 ribu, maka 33 ribu sisanya anda membayar harga sewa sofa outlet dan membeli simbol starbuck. Angka 33 ribu itulah hiperealita. Sebuah kondisi mental yg menganggap sesuatu itu nyata dan kita butuhkan melebihi kebutuhan dasar kita sendiri.

(fyi istilah hiperalita diperkenalkan oleh filsuf prancis bernama Jean Baudrillard dalam bukunya tentang Simulacra)

Kita sesungguhnya tidak akan menemui hiperealita sedahsyat kemarin andai saja tidak ditemukan yg namanya facebook, instagram, twitter, dan teman2nya.

Tiba2 datanglah covid19. Mendadak kita semua takut keluar rumah, takut berkerumun, aktivitas di luar dibatasi. Apa2 serba dari rumah. Lalu bagaimana nasib para hiperealista? (sebutan saya untuk pelaku hiperealita)

Starbuck sepi, kafe sepi, mall sepi. Tidak ada orang yg meng-uplod imej2 mereka di outlet2 pendongkrak citra diri itu. Masihkah relevan kebutuhan akan luxury, prestise dan status hari ini ? masih mungkinkah kita membutuhkan itu ? atau kita langsung ke puncak pertanyaannya : masihkah dibutuhkan hal2 seperti itu hari ini ?

Pandemi covid19 ini ibarat tombol reset.
Sekali ditekan langsung semua berbondong2 menuju ke titik awal. Kita sudah merasakan psbb, di mana pada masa itu kita diarahkan untuk melakukan segala hal yg kita butuhkan saja. Ini kabar buruk untuk usaha seperti pariwisata, hotel, mall, kafe2 dan semua usaha yg menjadikan CITRA, LUXURY atau PRESTISE sebagai core bisnisnya.

‘Pembatasan sosial’ itu adalah hantu bagi usaha2 tadi. Di mana letak kesalahannya kalau begini ?

benarkah kehidupan sosial benar2 dibatasi ?

Sebetulnya tidak salah. Karena yg terjadi sesungguhnya bukanlah pembatasan sosial tetapi mengembalikan kehidupan sosial kita ke titik yg wajar ketika kehidupan sosial kita sudah benar2 overdosis (40k for a glass of coffee ?? )

Kesalahannya adalah Starbuck dkk, membasiskan bisnisnya kepada materi yg imajiner (citra, luxury, prestise, status). Kalau anda mengira starbuck dkk itu menjual minuman/makanan sebetulnya tidak bisnis mereka adalah jual-beli simbol. Simbol akan berubah menjadi status manakala kehidupan sosial manusia didorong sampai puncak di luar kebutuhan wajar manusia, dan ketika ruang manusia untuk saling bertemu hancur lebur seperti hari ini saat itulah simbol2 itu runtuh nilai jualnya.

Apakah ini pertanda buruk ? Yap ini pertanda buruk, yg menunjukan betapa lugunya kita kemarin selama ini rutin bekerja 8 jam sehari, 5 hari seminggu hanya untuk mengongkosi kebutuhan imajiner (hiperealita) kita. Kemarin kita benar-benar dijauhkan dari apa yg benar-benar kita butuhkan. Kita malah membiayai ilusi.

New Normal, adalah hancurnya sebuah abnormalitas dan kembalinya sebuah kehidupan normal. Sebelum revolusi industri, kehidupan itu relatif sangat normal. manusia setara bekerja untuk kebutuhannya. Ketika ‘ngopi’ mereka ya ngopi untuk menghilangkan penat. Kedai kopi pun sebagai ruang publik untuk saling guyub berinteraksi, bukan ruang halusinasi atau untuk menyendiri. Selesai ngopi kembali ke kehidupannya. (bukannya pindah kasta) Upah yg mereka dapat pun untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Bukan untuk ‘membeli’ merek.

Ketika kondisi di atas dihantam kejadian luar biasa seperti pandemi, kemungkinan tidak akan se-dramatis seperti yg terjadi hari ini. Hari ini ribuan pekerja menggantungkan hidupnya pada bisnis imajiner seperti mall, starbuck dkk. Bisa terbayang efek domino kehancurannya… rubuh satu sirna banyak. Ribuan pekerja terancam kehidupannya seiring hilangnya pekerjaan mereka. Mereka teralienasi dari pekerjaannya sehingga merasa bukan siapa2 dan tidak berdaya ketika hilang profesinya.

Sudah waktunya dunia2 usaha imajiner itu merombak plan bisnisnya ke usaha2 yang nyata (riil) dan beradaptasi bila ingin survive hari ini. Alih2 mempertahankan bisnis yg sama seolah2 kita masih hidup di dunia kemarin. (gagal move on)

New Normal adalah sebuah terapi psikis dan efek kejut bagi kita untuk memikirkan ulang, untuk introspeksi betapa rapuhnya kehidupan sosial kita kemarin bak jaring laba2 besar. Tertata, tersistem dan terstruktur rapih dan massif tetapi tidak kita sadari begitu rapuh dan labil ketika sebuah batu menimpanya.

New Normal mendorong kita untuk fokus dan mengefisiensikan tenaga dan pikiran kita untuk hal-hal yg kita butuhkan saja. Dan petunjuk atas matinya kebutuhan2 halusinasi kita. Seolah2 hidup kita serba dicukupkan. Kita didorong memikirkan kembali apa yg benar-benar kita butuhkan. Kembali ke jati diri dan fungsi diri kita yg nyata.

It’s all done. We’ are shifting.
Change or we die. Get real.
Dunia kita yg kemarin sudah mati

Dunia hari ini ibarat sebuah rumah sakit yg besar. Dan kita tergeletak di dalamnya dan hanya berpikir untuk tetap sehat dan tetap hidup. Pernah lihat orang selfie saat tergeletak sekarat di rumah sakit ? Itulah matinya hiperealita

Jika Baudrillard di tahun 80an lalu sudah memikirkan kondisi hiperealita, sesungguhnya saat itu dia sudah melihat bahaya dan sedang menyalakan simbol SOS (save our soul) itu kepada kita agar kita lekas sadar dan menyelamatkan diri bahwa kita berdiri di atas bom waktu.

New Normal…??? Welcome normal life…
Keep waras… Keep alive.

-0-

Ada di Beritaenam.com

Siluman Vampir Durno

ADA 21 TYPE ANGGOTA WA di GROUP

1 SILUMAN
Terdaftar anggota group, tapi tidak pernah muncul

  1. REPORTER
    Rajin melaporkan keadaan apa saja, secara rutin
  2. BETORO KRESNO
    Penuh kata pujangga, nasihat, memompa semangat dll
    .
10 Kisah Menyeramkan 'Vampir' di Dunia Nyata - Global Liputan6.com
  1. VAMPIR
    Cuma aktif kalau malam, jika siang tidak pernah muncul
  2. NINJA
    Muncul hanya bila namanya disebut
  3. PENDEKAR
    Hiperaktif di medsos, tapi aslinya ternyata pendiam
  4. BOJO GALAK
    Tersinggung sedikit terus ‘Left Group’. “Mundur Tanpa Berita” (BAPER). Tak lama lagi minta admin tolong add kembali
  5. PLAY BOY
    Baru nimbrung kalo ada cewek muncul
  6. PELUKIS
    Suka edit foto orang habis itu d kirim
    .
  7. PANDITO DURNO
    Hobinya meneruskan ceramah agama, kutipan ayat suci dll. Tapi gak bisa buat
pandita durna |
  1. PETRUK
    Suka posting artikel tetapi sengaja atau tidak itu iklan, biasanya mengenai tempat makan enak, promosi obat-obatan tertentu
  2. CAK LONTONG
    Kadang” seperti pengamat, suka membahas materi politik, ekonomi dll, mengkritik lawannya, /membuat opini pencitraan diri/ kelompok
  3. SEMAR MENDEM
    Gemar mengirim drop pin googlemap
  4. MALU2 KUCING
    Nampak “…is typing” tapi gak pernah keluar postingnya. Ternyata cuma demen towel-towel keyboard
  5. BENCONG
    Gemar sebarkan gosip hangat. Ditambahin bumbu” pelengkap
  6. KOLOR IJO
    Hanya muncul kalo ada perlu. Abis tuh ngilang lagi

17) THUKUL MENDEM
Punya segudang jokes sebagai amunisi untuk dikeluarin pada saatnya

18) KAKEK BUYUTEN
Sering salah ketik tapi gak peduli langsung diposting

19) KOKI
Suka pamer gambar/ foto makanan untuk sarapan, makan siang/malam supaya temannya ngiler

20) AYAM KAMPUNG
Tiap hari paling duluan ngucapin selamat pagi

21)� HANTU
Jarang komen, sekalinya muncul cuma kasih jempol

-0-

Boleh nyalin dari salah satu WAG.-

Pasca Pandemi Covid

Kembali ke ekonomi tradisional .. insya Allah bertahan.
Yang terdampak sektor ekonomi modern, hotel, mall, industri padat karya, penerbangan, perbankan, pasar modal….
Yang tidak terdampak produksi padi, jagung, sagu, singkong, tukang kue pancong, tukang bajigur, kaki lima, tukang pecel, gojek delivery .
Yang meningkat, pabrik vitamin C dan E, penjualan jeruk, pabrik masker, reseller delivery, fo(od) jek delivery.
Solusi , Restrukturing industri … kembali ke industri agraria dan makanan. IT dan expedisi.
Mengejar keberkahan dengan ibadah, pendapatan memadai mengurangi pengeluaran tak urgent (meninggalkan sifat boros dan mubazir).
Wallahualam

-0-

Wawan Abdullah (copas dari Facebook laman Agus Muldya).-

#covid19 #pandemi #backtonature #berkah #ibadah #mubazir

Sejarah Nama Tempat di Jakarta

JAKARTE PUNYE CERITE

  1. Glodok
    Asalnya dari kata Grojok yang merupakan sebutan dari bunyi Air yang jatuh pada Pancuran Air.
    Di tempat itu dahulu kala ada semacam Waduk penampungan Air Kali Ciliwung.
    Orang Tionghoa dan keturunannya menyebut Grojok dengan Glodok.
    Karena Orang Tionghoa sulit mengucap kata Grojok seperti layaknya Orang Pribumi.
  2. Kwitang
    Dulu di wilayah tersebut sebagian Tanah dikuasai dan dimiliki oleh Tuan Tanah yang sangat kayaraya bernama Kwik Tang Kiam.
    Orang Betawi jaman dulu menyebut daerah itu sebagai Kampung si Kwi Tang dan akhirnya lama-lama tempat tersebut dinamai Kwitang.
  3. Senayan
    Dulu daerah Senayan adalah milik seorang yang bernama Wangsanayan yang berasal dari Bali.
    Tanah tersebut disebut Orang-orang dengan sebutan Wangsanayan yang berarti Tanah tempat tinggal atau Tanah milik Wangsanayan.
    Lambat laun akhirnya Orang menyingkat nama Wangsanayan menjadi Senayan.
  4. Menteng
    Daerah Menteng Jakarta Pusat pada jaman dahulu kala merupakan Hutan yang banyak Pohon dan Buah-buahan.
    Karena banyak Pohon Buah Menteng maka Orang menyebut wilayah tersebut dengan nama Kampung Menteng.
    Setelah Tanah itu dibeli oleh Pemerintah Belanda Tahun 1912 sebagai lokasi perumahan Pegawai Pemerintah Hindia Belanda, maka daerah itu di sebut Menteng.
  5. Jl. Jaksa
    Jalan yang berada di daerah Jakarta Pusat ini menjadi pusatnya Orang Asing yang tinggal di Jakarta.
    Tapi dahulu kala tempat ini banyak sekali kos-kosan yang ditempati oleh Pelajar-pelajar Indonesia yang sekolah Hukum Belanda.
  6. Matraman
    Dahulu kala merupakan home basenya Sultan Agung yang mau menyerang Batavia.
    Karena Sultan Agung dari Mataram maka tempat tersebut di kenal dengan Mataraman dan lama-lama sebutan tersebut menjadi Matraman.
  7. Karet Tengsin
    Dahulu kala tempat ini adalah Perkebunan Karet milik etnis Tionghoa bernama Tieng Shin.
    Karena Orang Pribumi susah menyebutnya jadi Tengsin saja.
  8. Kuningan
    Dulunya adalah tempat menetapnya seorang Pangeran dari Cirebon bernama Pangeran Koeningan.
  9. Buncit
    Dahulu di jalan Buncit Raya ada seorang Pedagang kelontong etnis Tionghoa berperut gendut (buncit) yang sangat terkenal.
  10. Bangkai/ Rawa Bangke
    Dahulu disana banyak ditemukan mayat (bangke/ bangkai) Orang yang dibuang ke Kali Krukut.
  11. Cilandak
    Konon disana pernah ditemukan se-ekor Landak raksasa.
  12. Tegal Parang
    Disana dulu banyak ditemukan Alang-alang Tinggi (Tegalan) yang dipotong dengan Parang (Golok).
  13. Blok A/M/S
    Dulunya sekitar itu tempat pembukaan perumahan baru yang ditandai dengan blok.
    Mulai A-S.
    Sayang yang tersisa hanya 3 blok saja.
  14. Pasar Rumput
    Dulunya tempat berkumpulnya Tukang Rumput yang menjual untuk kalangan Meneer Belanda yang tinggal di Kampung Elit Menteng.
  15. Kalimalang
    Karena Kali atau Sungai yang mengalir di sepanjang jalan tersebut tidak mengarah ke Laut (Utara), melainkan kearah Barat (silang atau malang).
  16. Lebak Bulus
    Dahulu kala disini jadi sentral penjual Penyu atau Kura-kura yang di jajakan di kolam-kolam.
    Lebak artinya kolam.
    Bulus artinya Penyu atau Kura-kura.
  17. Boplo
    Berlokasi di belakang Stasiun Gondangdia, Menteng.
    Dahulu kala tempat ini adalah Tanah Perusahaan Kontraktor Belanda NV De Bouwploeg.
  18. Kampung Ambon
    Berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur nama Kampung Ambon sudah ada sejak Tahun 1619.
    Pada waktu itu JP Coen sebagai Gubernur Jendral VOC menghadapi persaingan dagang dengan Inggris.
    Untuk memperkuat Angkatan Perang VOC, Coen pergi ke Ambon lalu merekrut masyarakat Ambon untuk dijadikan Tentara.
    Pasukan dari Ambon yang dibawa Coen itu kemudian diberikan pemukiman di daerah Rawamangun, Jakarta Timur.
    Sejak itulah pemukiman tersebut dinamakan Kampung Ambon.
  19. Sunda Kelapa
    Sunda Kelapa merupakan sebutan sebuah Pelabuhan di Teluk Jakarta.
    Nama Kelapa diambil dari berita yang terdapat dalam tulisan perjalanan Tome Pires pada Tahun 1513 yang berjudul Suma Oriental.
    Dalam Buku tersebut disebutkan bahwa nama Pelabuhan itu adalah Kelapa.
    Karena pada waktu itu wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda maka kemudian Pelabuhan ini disebut Sunda Kelapa.
  20. Pondok Gede
    Sekitar Tahun 1775 lokasi ini merupakan lahan Pertanian dan Peternakan yang disebut Onderneming.
    Disana terdapat sebuah Landhuis atau Rumah besar tempat tinggal sekaligus tempat mengurus Usaha Pertanian dan Peternakan milik Johannes Hoojiman.
    Karena merupakan satu-satunya bangunan besar yang ada dilokasi tersebut Masyarakat Pribumi menyebutnya Pondok Gede.
  21. Pasar Senen
    Pasar Senen pertama kali di bangun oleh Justinus Vinck.
    Orang-orang Belanda menyebut pasar ini dengan sebutan Vinckpasser (pasar Vinck).
    Tetapi karena hari pada awalnya Vinckpasser di buka hanya pada hari Senin, maka pasar itu disebut juga Pasar Senen (disesuaikan dengan kebiasaan Orang-orang yang lebih sering menyebut Senen ketimbang Senin).
    Namun seiring kemajuan dan pasar Senen semakin Ramai, maka sejak Tahun 1766 pasar ini pun buka pada hari-hari lain.
  22. Kebayoran
    Kebayoran berasal dari kata Kebayuran yang artinya : Tempat penimbunan Kayu Bayur.
    Kayu Bayur yang sangat baik untuk di jadikan Kayu bangunan karena kekuatannya serta tahan terhadap Rayap.
  23. Kebagusan
    Nama Kebagusan, daerah yang menjadi tempat hunian mantan Presiden Megawati berasal dari nama seorang Gadis jelita, Tubagus Letak Lenang.
    Konon kecantikan Gadis keturunan Kesultanan Banten ini membuat banyak Pemuda ingin meminangnya.
    Agar tidak mengecewakan Hati Pemuda itu ia akhirnya memilih bunuh diri.
    Sampai sekarang makam itu masih ada dan dikenal dengan nama Ibu Bagus.
  24. Ragunan
    Berasal dari Wiraguna yaitu gelar yang disandang Tuan Tanah Pertama kawasan tersebut bernama Hendrik Lucaasz Cardeel yang di perolehnya dari Sultan Banten Abunasar Abdul Qahar, Putra Sultan Ageng Tirtayasa.
  25. Paal Meriam
    Asal usul nama daerah yang berada di perempatan Matraman dengan Jatinegara ini berasal dari suatu peristiwa sejarah yang terjadi sekitar Tahun 1813.
    Pada waktu itu Pasukan Altileri Neriam Inggris yang akan menyerang Batavia mengambil daerah itu untuk meletakkan Meriam yang sudah siap di tembak kan.
    Peristiwa tersebut sangat mengesankan bagi Masyarakat sekitar dan menyebut nama daerah ini Paal Meriam (tempat meriam dipersiapkan).
  26. Cawang
    Dahulu kala ketika Belanda berkuasa ada seorang Letnan Melayu yang mengabdi pada Kompeni bernama Ence Awang.
    Letnan ini bersama Anak buahnya bermukim dikawasan yang tak jauh dari Jatinegara.
    Lama kelamaan sebutan Ence Awang berubah menjadi Cawang.
  27. Condet (Batu Ampar & Bale Kambang)
    Pada jaman dahulu ada sepasang Suami Istri namanya pangeran Geger dan Nyai Polong.
    Mereka memiliki beberapa Orang Anak.
    Salahsatu Anaknya Perempuan diberi nama Siti Maemunah terkenal sangat cantik.
    Pangeran Astawana, Anak Pangeran Tenggara atau Tonggara asal Makassar pun tertarik melamarnya.
    Siti Maemunah meminta di bangunkan sebuah rumah dan tempat peristirahatan diatas empang, dekat Kali Ciliwung yang harus selesai dalam Satu Malam.
    Permintaan itu disanggupi dan menurut legenda esok harinya sudah tersedia rumah dan sebuah bale dipinggir Kali Ciliwung.
    Untuk menghubungkan rumah itu dengan kediaman keluarga Pangeran Tenggara dibuat lah jalan yang diampari (dilapisi) batu.
    Demikian menurut cerita, tempat yang di lalui jalan yang di ampari batu disebut Batu Ampar dan Bale (balai) peristirahatan yang seolah-olah mengambang di atas Air itu disebut Balekambang.
  28. Depok
    Dahulu tempat ini sebagai Depo Kereta Api (garasi)
  29. Bintaro
    Karena Perumahan Bintaro dan sekitarnya memang bayak ditumbuhi pepohonan yang bernama Bintaro dan Buahnya sering dikonsumsi Masyarakat setempat.
  30. Taman Anggrek
    Berawal dari keinginan Ibu Tien untuk mengambil kebun Anggrek milik Juragan Tanah Sunda bernama H. Rasman.
    Dia memiliki Tanah berhektar-hektar di Cipete.
    Bu Tien mengambil Bunga-bunga Anggrek tersebut dengan niat membeli (namun tidak dibayar) yang akhirnya di pindahkan ke daerah Jakarta Barat, sekarang jadi Mall Taman Anggrek.
  31. Petamburan
    Pada suatu waktu terjadi peristiwa yang melatar belakangi penamaan daerah ini.
    Peristiwa itu meninggalnya seorang penabuh tambur daerah di daerah ini dan dimakamkan di bawah Pohon Jati.
    Sehingga nama Kampung ini sebenarnya Jati Petamburan.
  32. Gondangdia
    Ada beberapa versi asal penamaan Gondangdia.
  • Versi pertama, Gondangdia berasal dari nama pengembang yang ditunjuk Belanda untuk membangun kawasan Menteng, Yaitu NV Gondangdia.
  • Versi kedua, berasal dari nama Kakek yang terkenal dan di segani di Kampung tersebut.
    Kakek tersebut sering disebut Kyai Kondang.
    Karena terkenal, nama Kyai itu sering disebut-sebut dan dikaitkan dengan nama daerah tersebut.
    Akhirnya nama tersebut dikenal Gondangdia (Kakek dia yang tersohor).
  1. Petojo
    Berasal dari nama seorang Pimpinan Orang-orang Bugis, yang pada Tahun 1663 diberi Hak Pakai kawasan tersebut bernama Aru Petuju.
    Oleh Betawi Petuju diucapkan Petojo.
  2. Krukut
    Asal usul nama Krukut mempunyai beberapa versi.
  • Versi pertama, krukut berasal dari Sindiran yang diberikan pada Orang yang hidupnya sangat hemat atau pelit (Krokot).
    Orang Betawi menyebut Orang-orang Arab yang banyak tinggal di Kampung tersebut dengan Krukut, merubah kata Krokot menjadi Krukut.
  • Versi kedua, berasal dari bahasa Belanda Kerkhof yang berarti Kuburan.
    Pada masa lalu Kampung tersebut memang merupakan tempat Kuburan Orang-orang Betawi.
  1. Pinangsia
    Nama jalan didekat pertokoan Glogok ini berasal dari bahasa Belanda Financien yang artinya Keuangan.
    Ada juga yang mengatakan tempat ini dahulu ada Department van Financien alias Departemen Keuangan.
    Oleh lidah Orang Betawi, kata Financien berubah menjadi Pinangsia.
  2. Kali Angke
    Kata Angke berasal dari bahasa Cina.
    Ang = Darah
    Ke = Sungai.
    Kata ini didasarkan pada peristiwa pembantaian Orang-orang etnis Cina oleh Belanda di Tahun 1740.
    Mayat Orang-orang Cina yang bergelimpangan dihanyutkan di Kali yang ada di dekat peristiwa itu.
    Sehingga Kali yang penuh dengan Mayat itu berganti nama dengan Kali Angke.
    Sebelum peristiwa tersebut terjadi, kampung tersebut bernama Kampung Bebek, hal ini dikarenakan orang Cina yang tinggal dikawasan tersebut banyak yang berternak Bebek.
  3. Pluit
    Sekitar Tahun 1660 di Pantai sebelah Timur Muara Kali Angke diletakkan sebuat Fluitschip (Kapal panjang ramping) bernama Het Witte Paert yang tidak layak melaut.
    Kapal ini digunakan menjadi kubu pertahanan untuk membantu Benteng Vijhoek yang terletak dipinggir Kali Grogol, sebelah timur Kali Angke, dalam menanggulangi serangan-serangan sporadic yang dilakukan oleh Pasukan bersenjata Kesultanan Banten.
    Kubu tersebut dikenal dengan sebutan De Fluit.
  4. Marunda
    Marunda berasal dari kata merendah.
    Menurut cerita turun temurun, sifat penduduk asli disini memang baik Hati, menjauhi sifat sombong yang di larang Agama.
  5. Tanjung Priok
    Nama Tanjung Priok diambil dari nama seorang penyebar Agama Islam dari Palembang dengan sebutan Mbah Periuk yang membawa Periuk Nasi sisa perjalanan dari Palembang.
  6. Tambora
    Tambora merupakan gunung merapi yang berada di Pulau Sumbawa. Sejarah mencatat bahwa pada akhir abad ke-18, orang-orang Sumbawa mendirikan permukiman di Batavia, tepatnya kawasan tepi Kali Krukut dan berbatasan dengan Pecinan Glodok. Keberadaan mereka tercatat pertama kalinya sejumlah 168 orang dalam cacah jiwa di Batavia pada 1759. Sebuah nama kampung dan tempat ibadah berlanggam Cina telah menjadi penandanya, Masjid Tambora di Kampung Tambora.

-0-

Salinan dari salah satu WAG.-

-0-

#biartahusejarah

#DKIJAKARTA

Saya Akan Menjadi Kaki Anda

James W.Patridge kehilangan kakinya dlm sebuah ledakan ranjau darat di Vietnam th 1965.
Ia kembali ke AS sbg pahlawan perang.
20 th kemudian, ia membuktikan sekali lagi bahwa kepahlawanannya berasal dari hati.

Saat musim panas, ia mendengar jeritan seorang wanita dari sebuah rumah di dekatnya.
Ia mulai menggulirkan kursi rodanya menuju rumah, tapi semak² rimbun tdk bisa membuatnya masuk melalui pintu belakang.
Lalu ia turun dari kursi rodanya & mulai merangkak melewati sampah & semak².
Ketika James tiba di kolam renang ada seorang gadis 2 th, Jennifer, tercebur ke dlmnya.
Ia lahir tanpa lengan & jatuh ke dalam air,
padahal tdk bisa berenang.
Ibunya berdiri berteriak panik.
James terjun ke dasar kolam & membawanya naik.
Wajahnya membiru, tdk ada denyut, & tdk bernapas.
James segera melakukan pernapasan buatan untuk mencoba membuatnya bernapas kembali, “Saya sudah menjadi tangannya untuk keluar dari kolam renang.
Kini, saya menjadi paru²nya.
Mari, kita ber-sama² membuatnya.”

Beberapa detik kemudian gadis kecil itu batuk², sadar kembali, & mulai menangis.
Sang ibu bertanya kpd James, ”bagaimana anda tahu kalo anak saya akan baik² saja?”

“Saya tdk tahu, tapi saat kaki saya meledak di medan perang, saya sendirian.
Tak ada seorangpun yg membantu saya, kecuali seorang gadis Vietnam.
Ia berjuang menyeret saya ke desanya,
ia berbisik dlm bahasa Inggris yg ter-patah²,
‘Tidak apa², Anda dpt hidup lagi.
Saya akan mjd kaki Anda.
Ber-sama² kita buat itu.’

Kata² itulah yg membawanya harapan bagi jiwa saya, & saya ingin melakukan hal yg sama u/ Jennifer.“

Ada saat kita tdk bisa berdiri sendiri.
Ada saat kita membutuhkan seseorang u/ mjd kaki, tangan, & teman kita.
Tapi ada saat juga kita mjd kaki atau tangan bagi org lain.
Pastikan hidup kita berguna antara satu dgn yg lainnya !!!

Selamat Pagi dan Selamat Berkarya

The true story James W. Patridge (1947-2011), a friend and classmate of mine.

Agen Relawan Tebet

Menindaklanjuti sms centre kemarin, telah dipinjamkan 1 unit inkubator kepada bapak mustaqim, jl jamrud 5 komplek jatikramat II pondok gede, untuk membantu menyehatkan debay amar ramadhan, lahir 27 april 2020 dengan berat 1200 gram, panjang 37 cm di rs masmitra pondok gede, selama dirawat di rs beratnya sudah mencapai 1700 gram, dan dengan dibolehkan dirawat di rumah dengan inkubator relawan, in sha Allah debay amar ramadhan bertambah sehat. Untuk itu mohon dukungan dan doa dari relawan sekalian, prof raldi dan tim FTUI, dan pihak-pihak yang mendukung program ini…

-0-

Itulah kiriman dari Agen Relawan Inkubator Gratis dari Tebet Jakarta. Kami banyak mengandalkan beliau untuk menolong bayi di daerah Tebet Jakarta dan sekitar sampai dengan Kramat Jati. Beliau bekerja menolong bayi dengan sangat tulus, dengan seragam peci haji dan baju koko, banyak bayi prematur maupun bayi kuning yang telah ditolongnya. Bekerja menolong bayi beserta istrinya ibu Susilowati, memberikan ketenangan pada ibu yang baru melahirkan untuk bisa merawat bayi di rumah. Waktu dulu pertama kali bertemu, saya melihat beliau ini sepertinya angker banget… Tapi setelah lama ngobrol, wah sungguh menyenangkan, seperti bicara dengan keluaarga sendiri. Dan ternyata beliau relatif jauh lebih muda dari saya, tapi jenggot putihnya bikin …serem.-

Agen Relawan Pahlawan TTJ

Pahlawan TTJ maksudnya adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, siapa mereka itu ? Mereka yang saya beri gelar PTTJ Pahlawan Tanpa Tanda Jasa adalah para Agen Relawan Penyelamat Bayi Prematur. Sekarang mereka tersebar di 101 kota dan kabupaten di seantero Indonesia. Tentu saja yang terbanyak ada di pulau Jawa. Di Sumatera baru ada beberapa kota saja semisal Aceh (Banda Aceh dan Meulaboh), Sumut ada di Pematang Siantar, Pekan baru dan Batam. Di sebelah Selatan ada Palembang dan Lampung pesisir barat. Banyak permintaan untuk meminjam inkubator dari Sumatera namun masih belum tertangani karena Agen Relawannya masih sedikit. Kami berharap banyak agar putra daerah dari Sumatera bersedia untuk menjadi Agen Relawan Inkubator Gratis ini. Sampai dengan akhir 2019 lalu sudah lebih dari 3000 (tiga ribu bayi) tertolong di seantero Nusantara ini. Persyaratan Agen Relawan inkubator gratis ini bisa dilihat di: https://koestoer.wordpress.com/2015/09/29/persyaratan-agen-relawan/

Contoh dibawah ini saya sebut Pahlawan dari kota Pahlawan, bapak Adji Pramudya. Beliau sudah lebih 5 tahun jadi Agen Relawan dan sudah banyak menolong bayi bukan saja di Surabaya tapi juga dibanyak kota di Jatim sampai ke Madura Sumenep. Para Agen di Jatim ini sudah kompak artinya bila di satu kota kekurangan inkubator mereka saling menunjang dengan meminjamkan inkubator dari kota-kota yang masih punya inkubator bayi yang belum terpakai. Pak Adji bekerja bersama dengan seluruh anggota keluarganya (istri dan 3 anak wanita) yang sudah sangat kompak bahu membahu bahkan menjadi kordinator untuk daerah Jatim.

Siang tadi saat saya pergi mengantar istri ke satu tempat untuk jemput anak yang baru datang dari Jatim untuk keperluan dinas kerjanya, saya terima pesan di WAG dari salah satu agen di Tangerang (kami panggil pak WE) yang memberi info bahwa ada bayi prematur di Sidoarjo yang perlu pertolongan inkubator. Sampai di rumah setelah koprak koprek komputer saya tertidur, entah brp lama… Waktu bangun saya langsung ambil wudhu dan solat Ashar. Setelah itu saya buka lagi WAG…dan ajaib bayi tersebut sudah dapat pinjaman dari Agen Surabaya dari keluarga pak Adji Pramudya. Seperti foto yang terlihat dibawah.

Dalam hati saya tertegun… Luarbiasa para agen relawan ini. Hanya dalam satu waktu tidur siang saja bayi yang notabene berada jauh dari Markas Inkubator (Jakarta Depok) sudah tertolong sendiri berkat “Pasukan Gerak Cepat” dari kota Pahlawan.

-0-

Telah dipinjamkan Inkubator untuk bapak dandy Syahputra di Sidoarjo. Oleh agen relawan surabaya bapak Adji Pramudya (seb kiri). Dengan berat bayi 1,8 kg. smg adik cepat besar ya 🙂 aamiin —– Kolaborasi cepat dengan info dari bpk Irwansyah Abdi (Agen Tangerang Selatan). Pasukan Gerak Cepat Penyelamat Bayi Prematur, menyelinap diantara desingan peluru Covid-19. #GUNAKANMASKER#Jagajarak#penyelamatbayi#bayiprematur#Covid19#bayi#bayilucu#senyum#sehat#bahagia#keluarga#sehat#indonesiasehat
#inkubatorgratis#bayiprematur#bayikuning#agenrelawan#saveourbabies#sociotechnopreneurship#inkubatorgratisuntuknusantara#bahagiasaatberbagi#nusantarasehat#indonesiasejahtera#ibu#generasi#gotongroyong#nusantara#indonesia

Inkubator Bayi Buatan Kupang NTT

Atas kerjasama antara FTUI dg FT Undana, telah dibuat small-factory inkubator bayi di Lab FT Undana dengan kordinator salah seorang dosen Teknik Mesin FT Undana sdr Ben Tarigan. Mohon doa anda agar bayi-bayi prematur di Kupang bisa tertolong oleh usaha sosial anak bangsa dosen dan mhs dari kampus Undana.

Dibimbing step-by-step secara online oleh pakar inkubator sdr Ibnu Roihan (Rehan) selama satu semester dengan pembiayaan dari program Pengmas dana DRPM UI, maka jadilah beberapa unit yang siap untuk dipinjamkan bagi Bayi prematur di daerah Kupang NTT.

Kabar inipun sampai ke media elektronik TVRI, berikut ini video dalam Siaran Berita TVRI-NTT.

Minyak Kayu Putih Menyembuhkan Covid-19

Minyak Kayu Putih (Eucalyptus) bisa menyembuhkan mereka yg terserang Covid-19. Dihirup dg hidung anda. Ada yg dicampurkan dg air panas lalu uapnya dihirup dengan hidung, ada yang ditetes ke tissue lalu taruh di dalam masker kita sehingga terhirup oleh hidung.

Prof Idrus Paturusi ex Rektor Unhas seorang dokter terkena Covid-19 beliau termasuk OTG (Orang Tanpa Gejala)

Lihat video berikut:

IdrusPaturusi#Sembuh#Covid

Cerita Profesor Idrus Paturusi yang Sembuh dari Covid-19